ads
Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda :“Jika seseorang meninggal dunia maka terputuslah segala amalnya, kecuali tiga hal. Sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan do’a anak yang sholeh atau sholehah.” (HR. Muslim)
Namun yang perlu anda sadari dan pahami, di masyarakat tidak jarang ditemukan banyak orang yang enggan membagikan ilmu yang dimilikinya karena mereka khawatir akan muncul pesaing yang bisa mengancam dirinya. Padahal sudah jelas pernyataan dari sabda Rasulullah SAW :
Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa yang ditanya tentang suatu ilmu pengetahuan lalu ia menyembunyikannya, maka pada hari kiamat kelak Allah SWT akan mengekangnya dengan kekang api neraka.” (HR Abu Dawud dan Imam Tirmidzi)
Nah, tahukah anda siapa sosok paling layak yang bisa dijadikan sebagai suri tauladan baik dalam hal penyebaran ilmu? Ya benar, Rasulullah SAW adalah sosok yang sangat tepat dijadikan sebagai suri tauladan. Beliau sangat sabar dalam hal membagikan ilmunya dan tidak pernah tergesa – gesa.
“Sungguh aku telah diutus (oleh Allah SWT) sebagai seorang pengajar.” (HR Ibnu Majah).
Seseorang yang mempunyai cara pengajaran yang baik tentu saja tidak akan memberikan penjelasan terlalu cepat atau bahkan tergesa – gesa. Karena hal yang dilakukan dengan tergesa – gesa akan berujung sia – sia saja. Belum tentu seseorang yang dijelaskan bisa menangkap penjelasan dengan baik dan cepat.
“Rasulullah SAW tidak pernah berkata dengan tergesa-gesa sebagaimana yang biasa kalian lakukan. Akan tetapi, beliau berkata dengan ucapan yang sangat jelas dan terperinci, sehingga orang lain yang duduk bersamanya akan dapat menghafal setiap perkataan beliau.” (HR Imam Tirmidzi).
Pada kesempatan kali ini kami ingin mencoba membagikan informasi untuk anda agar bisa menambah wawasan baru mengenai keutamaan mengajarkan ilmu dalam islam. Yuk bagi anda yang ingin mengetahui ulasan lengkapnya bisa menyimak penjelasan di bawah ini.
1. Mendapatkan Pahala dari Allah SWT Sama dengan Pahala Orang yang Diajarkan
Dari penjelasan Abu Mas’ud Uqbah bin Amir Al Anshari radhiyallahu ‘anhu, ia memaparkan berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda bahwasannya sebagai berikut :
“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya.” (HR. Muslim no. 1893).
Kemudian diperkuat dengan hadits lainnya yang melengkapi penjelasan sebelumnya yakni, sabda Rasulullah berikut ini :
“Barang siapa mengajarkan suatu ilmu, maka dia mendapatkan pahala dari orang-orang yang mengamalkannya dengan tidak mengurangi sedikit pun pahala orang yang mengerjakannya itu.” (HR Ibnu Majah)


